Senin, 10 Oktober 2011

ASM ( Automatic Safety Motor )


WASPADAI CURANMOR...!!!
HITUNGAN DETIK MOTOR ANDA HILANG...!!!
“Pengaman Motor ASM ( Automatic Safety Motor )”
Keuntungan alat ini:
1. Meskipun kunci kontak tertinggal di motor anda dan mesin dalam keadaan mati, motor anda akan tetap aman dari pencurian.
2. Jika anda / putra-putri anda pada suatu saat di tengah perjalanan ditodong untuk di minta motornya, anda tidak usah khawatir, daripada nyawa taruhannya serahkan saja motor anda, satu hal yang harus diingat, hanya dengan mematikan kunci kontak sepeda motor otomatis system pengaman sepeda motor akan bekerja dan sepeda motor anda akan aman dan jiwa anda tidak terancam.
3. Jika rumah anda dalam keadaan kosong dan ditinggal pergi, maka anda tidak perlu khawatir terhadap keamanan sepeda motor anda di rumah karena pencuri hanya bisa menuntun sepeda motor anda.
4. Kunci rahasia Tidak terlihat
Kunci rahasia tanpa saklar, tombol, switch, keypad dan perubahan apapun secara fisik pada motor, Maling/siapaun tidak akan menyangka motor anda dilengkapi dengan pengaman motor anti maling canggih ini.
5. Anti maling Dengan Sensor Sentuh
Motor tidak dapat dihidupkan sebelum sensor disentuh , walaupun dengan kunci asli, kunci duplikat atau dipaksa dengan kunci leter T.
6. Kunci rahasia dapat di Customize/Sesuaikan
Anda dapat menentukan sendiri dimana letak titik sentuhan dan dapat dipindah-pindah sesuai keinginan. selama tidak meyentuh rangka/kabel negatif motor.
7. Pengaman Motor dengan Switch Enable/Disable
Anda tidak perlu memberitahukan titik sentuhan rahasia ketika motor service dibengkel/orang lain meminjam, cukup Disable alat ini maka motor dapat dihidupkan tanpa perlu menyentuh. Cukup anda yang tau. Dapat juga digunakan pada saat darurat, saat accu motor anda bermasalah dan alat tidak dapat diaktifkan.
8. Garansi/jaminan…pasti…
9. InsyaAllah Aman…
NB : Alat ini tidak dijual bebas, akan tetapi dengan system individual
Skema pemasangan ASM ( Automatic Safety Motor )
Keterangan :
A : Lampu indicator
B : Kabel merah sumber listrik 12 volt ( + )
C : Kabel Hitam Ke sensor
D : Kabel Biru (Ke Pulser CDI )
E : Kabel Hijau ( ke Ground / Massa - )



Cara Pemasangan ASM ( Automatic Safety Motor
1. Kabel A ( lampu indicator )  sebagai indicator pertanda alat berkerja atau aktif di tempelkan di daerah yang mudah dilihat biasanya di bagian batok motor.
2. Kabel B ( warna merah ) di hubungkan dengan positif ( + ) 12 volt setelah kunci kontak dengan menjemper tidak memotong kabel.
3. Kabel C ( warna Biru ) sebagai sensor sentuh,penempatan terserah bisa digabungkan dengan BAUT COVER kepala motor atau pada BAUT TEBENG asalkan tidak menyentuh dengan body motor atau massa rangka.
4. Kabel D ( warna Hitam) dihubungkan ke pulser ( + ) CDI dengan tidak memotong melainkan menjemper melalui fuse.biasanya untuk Motor HONDA warna Biru-kuning,Motor YAMAHA warna putih – merah,Motor SUZUKI warna biru-kuning.
5. Kabel E ( kabel Hijau ) dihubungkan dengan body / massa alias negative ( - ) akan tetapi ada beberapah motor kabel E harus langsung di sambungkan dengan negative accu / aki.

Kamis, 09 Juni 2011

Belajar sendiri service HP

BELAJAR SENDIRI SERVIS HP.Bagi anda yang ingin sekali mengerti dan memahami dunia reparasi Ponsel, Anda Berminat Sekali Menjadi Teknisi HP tapi belum Sanggup ikut kursus karena biayanya tidaklah murah... Kami yakin masih sangat banyak saudara kita yang ingin mempelajari dunia service handphone namun masih terbentur biaya dan kesempatan.coba klik blog ini
http://servis-hp.blogspot.com/

Tester Remot Sederhana


Untuk anda yang suka ngutak-ngatik memperbaiki remot atau para montir elektronik tentunya memerlukan yang namanya Remote Tester atau Tester Remot untuk memastikan apakah remot yang kita perbaiki sudah baik atau belum, dan untuk mengetesnya bisa saja kita menggunakan Remot Tester yang ada di pasaran yang di jual di toko elektronik, atau memanfaatkan kamera ponsel kita untuk melihat cahaya infra merah yang di pancarkan remot, tapi dengan kamera ponsel mengetesnya harus agak dekat dan kita kurang tahu apakah remot berfungsi bila digunakan dengan jarak jauh atau tidak.

Nah disini saya akan berbagi suatu rangkaian hasil uji coba sendiri yaitu Tester Remot Sederhana yang akurat untuk remot dengan sistem infra merah, seperti tampak di bawah ini.


Dan rangkaian tester remot ini sudah bertahun-tahun saya gunakan untuk mengetes dan memperbaiki remot dengan hasil yang sangat akurat, dan bisa digunakan untuk mengetes dengan jarak lebih dari 10 meter.

Rangkaian utama ini hanya 3 buah komponen saja, diantaranya:
• Sebuah sensor remot
• Resistor 100 ohm 1/4 watt
• Sebuah led, sebagai indikator.
• Dengan tegangan V+ antara 4,5volt sampai 5volt, bisa juga menggunakan baterai ( kebetulan saya menggunakan sebuah adaftor bekas dengan V+ 4,5volt 1Amp, seperti pada gambar di bawah).
Untuk V+ atau tegangan silahkan modifikasi sendiri.




Cara menggunakannya yaitu kita tinggal mengarahkan remot tepat ke sensornya sambil menekan tombol remot dari jarak dekat ataupun jarak jauh supaya kita mengetahui apakah remot berfungsi dengan baik dari jarak jauh atau tidak? Dan bila lampu led menyala berarti remot berfungsi dengan baik.

Sekian, mudah-mudahan bermanfaat.....

Read more: http://rifafaelectronic.blogspot.com/2010/09/tester-remot-sederhana.html#ixzz1FhLCjZeC

Rabu, 08 Juni 2011

Data Pin Kaki Flyback Tv 1


F0101 KM-SA sharp 14R20=F0102 KM-SA sharp 20R20B, 20R200, 51R200
C_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL

FA122WJ-B
C_B+(130V)_GND_24V_NC_AFC_180V_GND_HT_ABL

F094
FA061 WJ-SA sharp 51X200
C_B+(130V)_GND_24V_12V_AFC_185V_GND_HT_ABL

F0122 PE-M sharp 20Q250
C_B+_24V_16V_NC_AFC_GND_HT_180V_ABL

F0147
C_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL

F0194 PEN1-SA sharp 20R200MKII, 51U200, 20W200
F2037 PE-B sharp 20AG2-S
C_B+_GND_40V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL

FA011 WJ-B sharp
C_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_NC_HT_ABL

FA060 WJ-SA sharp 14S20MKII
C_B+_CND_NC_12V_AFC(-12V)_180V_GND_HT_ABL

FA113 WJ-B sharp 51DXF250E
C_B+_GND_24V_NC_AFC_180V_GND_HT_ABL

F0193 PEN1-SA sharp 14U15
C_B+(115)_GND_40V_12V_AFC_180V_GND_HT_ABL

154-064P Goldstar=154-177B=FCK-14B047
C _ 180v _ B+ _ Gnd _ 16v _ 24v _ 40v _ Abl _ Heater _ Afc

F 0101KM-SA=F 0141 PE-M
C _ B+ _ Gnd _ 24v _ 16v _ Afc _ 180v _ Gnd _ Heater _ Abl

K 148 TC
C - 180v _ B+ - Gnd _ Afc _ 16v _ Abl _ Heater _ Nc _ Nc

FCG 2045 BL
Afc - 16,5v _ Heater _ Boost-up _ B+83v _ Gnd _ Nc _ C _ Abl _ 175v _ 24v

FSA 16012M=DCF 2077A=DCF 1577=FSA 16012M
C - B+ - Afc _ Boost-up _ 16,5 _ Abl _ 25v _ Gnd _ 185v _Heater

JF 0501-1206 sansui
C _ B+ _ 180v _ 16v _ 25v _ Heater _ Gnd _ Abl _ Afc _ Nc

JF0601-19577 (polytron)
C_B+_gnd_200v_nc_Ht_nc_abl_+12_-12

FCK 14A006 digitec, polytron=FCM 2015HE=FCM 14A032
C _ B+ _ Abl _ 24v _ Heater _ 16v _ 180v _ Gnd _ Nc _ Abl

FCM-20B061N (polytron)
c_B+_gnd_185_nc_Ht_Nc_abl_+12_-12

FUY-20C009 (akari)
C_180_B+_gnd_nc_24_nc_abl_Ht_afc

BSC 65A changhong
C _ B+ _ 190v _ Gnd _ Nc _ Nc _ 14,5v _ Abl _ Heater _ Afc

154 - 132A intel=154 - 132C
C _ 40v _ 16,5 _ Heater _ Gnd _ B+ _ 180v _ Gnd _ Abl _40v

FCK 1411 L 01=FCM 14A025
C _ Boost-up _ Abl _ B+ _ Gnd _ 180v _ 24V _ Heater _ Afc _ 16,5v

154 189H=154 277C=FCM 20B027
C _ B+ _ 180v _ 16v _ 24v _ Heater _ Gnd _ Abl _ Afc _ Nc

MC - FBC-015=LCE CF0854
C _ B+ _ Gnd _ Afc _ 185 _ Heater _ 25 _ 15 _ Gnd _ Abl

FSV - 20A001 samsung=FCK - 14A033 = FSV - 14A001
C _ B+125v _ Abl _ Nc _ Gnd _ 185 _ 46 _ Heater _ Nc _ 16,5

FTK-14A004P (samsung)
C_B+125v_ABL_ Nc_ Gnd_ 180v_24v_Ht_afc_16,5

8-598-858--00 sony KV-PG21P70 = 8-598-811
C _ B+135v _ 200v _ Heater _ Gnd _ -16,5(vertkl) _ Gnd(vertkl) _ +16,5(vertkl) _ Nc _ Abl

8-598-960-00 sony KV-G21P1
C_b+115V_200V_ht_ gnd_-13v_gnd_+15v_nc_abl

TFB 4125 DY (thosiba) = TFB 4125 HY
C _ B+ _ 180 _ Gnd _ Nc _ 26v _ 12v _ Abl _ Heater _ Afc

BSC 22-01-06=BSC 25-48=BSC 25-4803=BSC 24-01N362
C _ B+ _ Nc _ afc _ gnd _ Heater _abl _ nc

BSC 24-01N4014K tv china=BSC 25-T1010A=BSC 25-09N21A=BSC 25-05N2110A=BSC 25-09N20ETep
C _ Tep _ B+ _ Tep _ Tep _ gnd _ Heater _ abl _ 180v

BSC25-2678S konka K2169TC
C_200v_B+_ gnd_afc_16v_abl_ht_nc_nc

JY0301-0206 tv china 29
C_B+_nc_afc_gnd_HT_abl_tep_tep_tep

DCF 2217J
C _ B+ _ afc _ boost-up _ 16,5 _ 24 _ abl _ gnd _ 200v _ heater

Selasa, 07 Juni 2011

Berbagai Penyebab Kerusakan Remote


Barangkali kita sering menemui Remote control yang tidak berfungsi/tidak dapat dipakai. Kadang nyebelin .
Berikut ada beberapa penyebab :
1. bukan remote controlnya yang rusak, tapi sensor di perangkat (TV/VCD/Compo dll). Pertanyaanya tentu bagaimana kita dapat menentukan yang rusak remotenya atau perangkat? bila ada perangkat/remote yang lain yang sejenis mungkin kita dapat mencobanya. Tapi bila tidak ada perangkat atau remote lain yang bisa digunakan untuk mencoba bagaimana? tenang…. ada sedikit tips. Remote control dapat dites berfungsi atau tidak dengan menggunakan radio AM/MW. Coba nyalakan radio pada gelombang MW/AM, kemudian pencet-pencet tombol di remote sambil di dekatkan ke radio tadi. apabila di radio terdengar bunyi “tut” saat tombol di pencet, berati tombol/remote kontrol berfungsi, berarti kerusakan terjadi pada perangkat bukan pada remotenya.Cara kedua adalah dengan mengarahkan remote ke sebuah kamera HP, bila remote dalam keadaan baik pada saat tombol ditekan tekan akan ada cahaya yang tertangkap oleh kamera HP
2. baterai remote habis, apabila hasil pengujian menggunakan radio didapatkan diagnosa remote kontrol yang rusak,hal pertama yang harus dilakukan adalah,pastikan batre remote kontrol baik/belum habis. Banyak keluhan remote kontrol rusak hanya disebabkan karena batrenya yang habis. Untuk itu,sebelum dilakukan pembongkaran remote, ada baiknya batre diganti dengan yang baru.
3. Terminal baterai yang berkarat. ini bisa diakibatkan karena batere terlalu lama terpasang dan lembab/rusak sehingga mengakibatkan terminal batre berkarat. Bila ini terjadi, tentu arus dari batre tidak dapat menyuplai tegangan kerja ke komponen aktif remote control, dan remote tidak dapat bekerja.Penyebab paling sering adalah penggunaan batere yang murahan yang bisa menyebabkan karat biasanya batere jenis ini mengandung zat berbahaya Mercuri.
4. papan PCB kotor atau lembab. Ini dapat dilihat hanya bila remote control sudah dibongkar. Hal yang dapat dilakukan adalah melakukan pembersihan papan PCB dari kotoran, bila terdapat kotoran yang menempel coba bersihkan PCB dengan thinner.
5. karbon aus/tipis. Biasanya remote control, pada tombolnya dibagian bawah(sisi yang kontak dengan PCB) dilapisi karbon. apabila karbon ini habis/menipis maka tombol tidak bisa berfungsi. Apabila karbon sudah habis/tipis dapat diganti dengan lapisan almunium voil yang terdapat pada bungkus rokok. Atau dapat juga diganti dengan lapisan karbon yang baru(caranya dengan dilapisi karbon cair yang sudah beredar dipasaran.Karbon cair ini akan mengering setelah beberapa menit dilapiskan ke tombol)
6. led infra merah rusak. Apabila Led ini rusak, tentu data/perintah dari remote ini tidak dapat dipancarkan ke perangkat yang akan kita kontrol.
7. komponen CF yang rusak. komponen ini adalah sebagai pembangkit frequensi pembawa data/perintah dari remote Control. Apabila komponen ini rusak, tentu tidak akan ada data yang bisa terkirim ke perangkat yang kita kontrol. komponen ini biasanya berbentuk kotak kadang berkaki 2 ada juga yang berkaki 3. komponen CF biasanya berwarna biru/hitam/kuning/orange.
8. Casing remote yang pecah, sehingga tombol yang kita pencet tidak pas pada tombol di PCB. tentu ini akan menyebabkan tidak adanya data/perintah yang kita masukkan ke remote Control.
9. jalur PCB yang rusak. Ini akan mengakibatkan tidak berfungsinya remote kontrol. Hal yang dapat dilakukan adalah melakukan/penyambungan atau perbaikan jalur pada PCB.
10. kerusakan komponen aktif pada remote(transistor/IC) bila yang rusak cuma transistor mungkin bisa kita ganti dengan komponen sejenis dan se type yang ada di pasaran. Namun bila yang rusak adalah IC, biasanya sudah dapat diperbaiki rmonika
11. rusaknya komponen pasif (resistor/condensator) kerusakan jenis ini jarang sekali terjadi pada remote Control.
Demikian sekilas tentang remote Control, untuk postingan depan saya akan coba mengulas tentang bagaimana cara membuat alat untuk menguji baik tidaknya sebuah remote :tv . Ok semoga bermanfaat .

Jumat, 03 Juni 2011

CARA MEMASANG POWER SUPPLY UNIVERSAL


Power Supply (PSU) adalah bisa dikatakan rangkaian utama dalam setiap perangkat elektronika, karna tanpa PSU perangkat elektronika tidak akan bekerja dengan baik bahkan tidak bisa ON sama sekali. Kerusakan bagian PSU ini harus ditangani secara serius dan hati - hati, karna jika tidak maka PSU tidak akan bekerja dengan baik dan sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan maka akan berakibat fatal, karna komponen atau sirkukit yang lainnya akan menjadi lemah dan rusah disebabkan tegangan lebih atau juga karna kurangnya asupan tegangan dan arus.

Ada kalanya kerusakan tidak begitu parah sehingga dengan mengganti transistor regulator nya saja sudah bisa pulih kembali, tapi ada kalanya kerusakan yang butuh ketelitian untuk mendeteksi alat yang rusak sehingga membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam memperbaikinya, jika sudah demikian itu maka aku tidak akan pusing -pusing dan tidak akan membuang -buang waktu untuk berkutik di PSU tsb. Ingat "waktu adalah uang" jadi harus kita hargai benar waktu itu!!! Aku segera putuskan untuk mengganti PSU tersebut dengan kit PSU yang sudah jadi, yang banyak dijuala ditoko dan harganya pun murah cuma Rp 22.500,00.

Yang biasanya aku gunakan adalah New Generation Of Semi-Closed Switching Power Supply Module atau lain merek cuma masih sejenis yakni yang menggunakan 3 kabel (GACUN). Mengapa aku pilih modul ini? karna, selain rangkaiannya yang sederhana dan memiliki perlindungan tegangan/arus lebih dan short circuit, juga mudah dalam memasangnya serta cepat, modul ini bekerja lebih stabil dan dapat diandalkan.
Modul ini cocok untuk memperbaiki dan mengganti swictching regulator power supply TV 34 Inc dan yang dibawah 34 Inch, monitor, VCD, DVD, DVB, mesin Fax dan lain -lain.
CARA PEMASANGAN MODUL

1. Bongkar TR, FET, STR swiching yang asli
2. Hubungkan kabel merah pada jalur Colektor
3. Hubungkan kabel hitam pada GND
4. Pastikan VR modul pada posisi minimum
5. Setelah semuanya kabel merah dan hitam tersambung, On-kan modul nya
6. Ukur tergangan out regulator, misalnya untuk TV tegangan horizontalnya 90V,110V,115V atau sesuai kebutuhan TV tersebut. Untuk VCD/DVD/DVB ukurlah tegangan 3V,5V, dan 8V. Untuk mendapatkan tegangan yang di inginkan kamu cukup mengatur VR yang ada pada modul tersebut.
7. Kabel biru bisa digunakan bisa juga tidak. Fungsi kabel biru adalah sebagi Switch Protect dan penstabil tegangan ouput. Jika kabel biru dihubungkan ke groud maka modul akan off. Sebaiknya kamu menasang kabel biru supaya tegangan mantap/stabil dan untuk memprotect jika ada tegangan/arus lebih dan short circuit. Namun jika kabel biru ini harus dipasang maka kamu harus pastikan komponen optocoupler dan komponen dibagian input A/K (Anoda dan Katoda) optocouplernya masih berfungsi dengan baik, karna jika tidak maka akan menambah masalah saja misalnya GACUN tidak dapat on atau tegangan out yang tidak bisa maksimal dsb.

Cara memasang kabel biru adalah sebagai berikut:
1. Putus semua hubungan komponen bagian outputnya (kaki 3&4)
2. Hubungkan kaki optocoupler no 3 (emitor) ke GND
3. Hubungkan kaki optocoupler no 4 (colector) ke kabel biru
Diagram Blog Pemasangan GACUN




Catatan:
• Jika ada gangguan pada gambar dan suara, mungkin ada komponen yang belum tersambun terutama pada bagian kaki kolektor yaitu, R1 (22 ohm - 47 ohm/3W - 5W) dan C1 (470pf - 1000pf/1KV-2KV). Coba kamu cek solderannya atau mungkin R dan C tersebut telah rusak atau berkurang kapasitasnya, atau bahkan putus. sehingga perlu diganti.
Demikian semoga pengalamanku ini berguna bagi yang membutuhkan.

Jumat, 20 Mei 2011

TEKNOLOGI TV DIGITAL


Gambar televisi yang kesemutan sepertinya akan segera menjadi kenangan saja bagi kita. Hal ini memang sudah menjadi prediksi atau angan2 jauh2 hari saat pertama kali teknologi audio video mulai beralih menggunakan system digital. Dalam aplikasinya TV digital sebenarnya telah ada beberapa tahun yang lalu, ini ditandai dengan berubahnya modulasi analog ke digital pada sistem TV sattelite yang lebih familiar dengan siaran TV parabola. Televisi digital atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.
Memang pada modulasi digital memiliki bnyak keunggulan dibanding modulasi analog, sinyal digital akan menghasilkan gambar yang lebih halus dan tajam, efek noise lebih rendah, memungkinkan terjadinya proses (recovery) di penerima dengan kode koreksi error (error correction code), dan efek dopler akibat pergerakan di TV yang bergerak seperti TV di mobil, bus, kereta atau telepon selular menjadi lebih rendah, sifat sinyal digital yang less bandwith atau irit pemakaian bandwith. Lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6 artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplek dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda. Dari keunggulan ini tidak berarti teknilogi ini tidak memiliki kelemahan, kulitas sinyal yang minim pada batas tertentu proses (recovery) tidak dapat dilakukan sehingga kita memperoleh efek tampilan seperti VCD atau DVD yang rusak (tersendat-sendat).
Di Jerman, proyek penggunaan sinyal digital telah dimulai sejak 2003 di Berlin dan 2005 di Muenchen. Sekarang hampir di seluruh kota besar di Jerman menyiarkan siaran TV digital. Di Amerika Serikat, siaran TV digital sampai perlu mandat dari kongres unutk memulai proyek ini pada tahun 2009. Jepang akan memulai siaran TV digital massal pada 2011. Di beberapa negara lain seperti Perancis dan Inggris bahkan sudah memulai menghentikan total siaran TV analog. Bagaimana dengan di Indonesia? Pada 13 Agustus lalu TVRI melakukan soft launching siaran TV digital pertama kali di Indonesia, sepertinya era TV analog akan benar-benar ditinggalkan. TV digital menggunakan tiga sistem standar, yaitu DTV (Digital Television) standarnya Amerika, DVB-T (Digital Video Broadcasting Terrestrial), standarnya Eropa dan ISDB-T (Integrated Services Digital Broadcasting Terrestrial) standarnya Jepang. Indonesia tampaknya akan menggunakan DVB-T.
Bagaimana televisi dapat menerima siaran digital? Ada dua alternatif yang dapat kita tempuh. Pertama, diperlukan pesawat TV digital yang baru. Jelas solusi pertama ini menguntungkan produsen karena jelas permintaan produk TV digital jadi booming. Kedua, dengan mensiasati TV lama dengan menambahkan alat converter atau adapter. Hal ini seperti terjadi pada saat siaran UHF pertama kali muncul, tetapi televisi model lama ada yang belum memiliki fasilitas chanel tersebut. Sedang yang dibutuhkan untuk dapat menerima siran digital ini adalah seperangkat Converter box Receives Digital TV broadcasts dan converts to Analog.


Diposkan oleh PURWANTORO di 18:58
Label: PENGETAHUAN ELEKTRONIKA

Selasa, 17 Mei 2011

Mensyukuri Kehidupan


Kata syukur, seringkali menjadi kata yang mudah untuk diucapkan tetapi susah untuk diterapkan dalam kehidupan.
Sebuah pesan yang dikirimkan kepada saya pagi ini mengingatkan sindiran halus dari pacar yang sering mengatakan saya adalah orang yang gak pernah bersyukur, quite shock.. Secara saya tidak merasa demikian #narsis . Tapi bisa jadi itu benar, secara mungkin dia melihatnya dari sudut pandang yang berbeda.
Dibalik itu, marilah kita semua berusaha menjadi orang yang bersyukur. Karena sesungguhnya rasa syukur itu akan membawa banyak dampak positif bagi kita semua, terutama apabila kita bisa mensyukuri hal yang negatif yang terjadi dalam hidup kita.
Berikut pesan tentang rasa syukur yang dikirimkan kepada saya:

Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang diinginkan. Jika kau miliki semuanya, apalagi yang hendak dicari?
Bersyukurlah saat engkau tidak mengetahui sesuatu, karena hal itu memberimu kesempatan untuk belajar.
Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang engkau hadapi, karena di sana ada kesempatan mengembangkan diri
Bersyukurlah atas keterbatasan yang engkau miliki, karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.
Bersyukurlah atas setiap tantangan baru,
karena hal itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
Bersyukurlah atas kesalahan yang kini kau sadari, karena hal itu memberi pelajaran yang sangat berharga.
Bersyukurlah ketika engkau lelah dan bosan, karena berarti engkau telah berbuat sesuatu yang berarti.
Mudah mensyukuri hal-hal yang baik,
namun kehidupan yang bermakna dinikmati mereka yang juga bersyukur atas kesulitan.
Rasa syukur bisa mengubah hal negatif menjadi positif. Berusahalah mensyukuri kesulitan yang engkau hadapi, sehingga kesulitan itu menjadi berkah bagimu.
Ingatlah bahwa dalam hidup ini yang paling susah adalah mensyukuri semua pemberian TUHAN. Padahal semakin bersyukur, TUHAN akan terus menambah kenikmatanNYA.

Selasa, 03 Mei 2011

Tulisan pertama

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Salam kenal untuk semuanya, baru kali ini saya mencoba membuat blog,
saya ingin berbagi ilmu kepada semua orang.
saya juga ingin menimba ilmu dari semua orang, tentunya ilmu yg positip.
Tentunya, saya sangat mengharapkan kritik dan saran apa saja, dan dari siapa saja.
Saat ini aku bergelut dalam bidang perbaikan alat elektronik.
Mudah2 an kita bisa saling berbagi ilmu. Amin......
Sekian dulu ya salam dari aku, thanks.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls